3 Perawatan Atap Rumah agar Tahan Lama
Atap rumah menjadi elemen paling krusial dalam bangunan. Hal ini karena fungsinya untuk melindungi penghuni rumah dari cuaca ekstrem. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perawatan dengan tepat supaya tidak cepat rusak atau bocor yang bisa memakan banyak biaya perbaikan.
Mengapa Perawatan Atap Rumah Sangat Penting?
Perlu diketahui apabila atap dirawat dengan baik bukan hanya bisa bertahan lama. Akan tetapi mampu meningkatkan kenyamanan dalam rumah dan mengurangi biaya berlebih. Jika atap terbebas dari kotoran, maka udara dan panas dapat dimaksimalkan.
Selain itu, jika merawatnya secara berkala dapat memungkinkan untuk mendeteksi lebih awal terjadinya kerusakan. Misalnya seperti longgarnya sambungan atau ada serangga di atas atap.
Bersama dengan perawatan ini, siapa pun bisa meminimalisir terjadinya masalah-masalah besar yang menyebabkan kerusakan lebih parah. Sebab, jika perawatan tidak tepat, maka umur pakai atap dapat berkurang hingga setengah masa pakainya.
- Bersihkan Saluran Air dan Drainase secara Rutin
Langkah perawatan yang pertama yaitu membersihkan saluran air dan sistem drainase atap. Ini bertujuan untuk mencegah terjadinya air menggenang akibat adanya daun atau kotoran menumpuk pada saluran.
Selain itu, saluran air wajib dibersihkan minimal 2 kali dalam setahun. Bisa juga seperti di awal musim hujan dan setelah musim kemarau. Caranya mudah, hanya memerlukan sekop atau sapu guna membersihkan kotorannya.
- Deteksi Kerusakan Awal Menggunakan Inspeksi Rutin
Langkah selanjutnya yaitu melakukan inspeksi rutin guna mendeteksi adanya kerusakan. Bagaimana caranya? Pastikan untuk memeriksa permukaan atap dari bawah. Ini bertujuan untuk mencari adanya tanda-tanda kebocoran.
Sementara itu, jika memeriksa dari bagian luar, pastikan apakah ada keretakan pada genteng, lapisan aus, atau longgarnya sambungan. Selanjutnya, pastikan tidak ada ranting pohon yang menempel atau menekan atap. Sebab, hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada atap.
- Rawat Permukaan dan Lindungi dari Korosi
Terakhir, jika atap rumah dibuat dari bahan logam atau spandek, maka bisa membersihkan permukaannya menggunakan debu dan kotoran dengan pembersih yang lembut.
Lalu bagaimana cara melindungi atap dari korosi? Pengguna bisa melapisi atap menggunakan cat antikarat. Selain itu, pastikan atap genteng tidak longgar atau patah. Apabila ada, maka wajib untuk segera menggantinya.
Jenis-Jenis Atap untuk Rumah
Usai mengetahui langkah perawatannya, berikut ini beberapa jenis atap yang biasa digunakan untuk rumah.
- Atap genteng: Ini merupakan pilihan paling populer dengan bahan tanah liat. Jenis atapnya mudah dipasang, sejuk, dan tampilannya tradisional.
- Atap spandek: Bahannya dibuat dari seng murni. Jenis atap ini awet, ringan, mudah dibentuk. Selain itu, pemasangan pun mudah dan harganya murah.
- Atap seng: Terbuat menggunakan seng murni dan sifatnya antikorosi. Jenisnya bisa tahan lebih lama.
- Atap UPVC: Jenis ini dibuat menggunakan bahan plastik yang tahan terhadap cuaca ekstrem. Namun, atap ini tidak tahan panas.
- Atap kayu: Tampilannya cantik dan menarik, tetapi butuh perawatan khusus agar tetap bertahan lama.
Secara keseluruhan, penting untuk memahami cara merawat atap rumah dengan baik. Hal ini bertujuan agar pengguna tidak perlu lagi khawatir akan kerusakan pada atapnya.

