Mengenal Plat Stainless dan Jenis-Jenisnya
Plat stainless merupakan salah satu material yang kerap digunakan dalam berbagai proyek konstruksi. Beberapa industri manufaktur dan lainnya juga menggunakannya dengan berbagai jenis dan karakteristik berbeda. Oleh sebab itu, memilih jenis materialnya harus tepat sesuai kebutuhan proyek. Dalam artikel ini akan membahas seputar jenis plat tersebut yang dijual bebas di pasaran. Untuk itu, cermati dengan seksama sebelum memutuskan memilihnya.
Pengertian Plat Stainless Steel dan Jenisnya
Plat ini memiliki kandungan kromium minimal 10,5%. Di dalamnya, kromium akan memberikan sifat tahan karat yang sesuai untuk lingkungan yang membutuhkan perlindungan dari korosi. Berikut adalah beberapa jenis material yang umum digunakan:
Plat 304
Jenis plat stainless yang paling umum adalah tipe 304. Ini adalah jenis yang paling umum. Dalam hal ini, komposisinya kira-kira 18% kromium dan 8% nikel. Plat 304 memiliki ketahanan terhadap korosi yang baik dan mudah diamati.
Plat 316
Ada plat 316 yang memiliki kandungan kromium sama dengan tipe sebelumnya. Akan tetapi mengandung tambahan molibdenum sekitar 2-3%. Molibdenum tersebut mampu meningkatkan ketahanan terhadap korosi. Khususnya terkait dengan korosi klorida. Hal ini membuat tipe 316 cocok digunakan di industri maritim di mana baja tersebut dikenal memiliki korosi.
Plat 201
Baja tahan karat 201 adalah jenis pelat berikutnya yang memiliki kandungan kromium lebih rendah daripada tipe 304 (sekitar 16–18%) dan tanpa nikel. Kendati kurang tahan terhadap korosi dibandingkan dengan dua tipe sebelumnya, namun harga 201 lebih murah. Akibatnya, penerapannya dalam industri manufaktur atau konstruksi rumah tangga cukup menguntungkan.
Stainless Steel 430
Keempat, ada jenis plat 430 yang paling hemat biaya dan kandungan kromiumnya lebih rendah dari tipe lainnya karena hanya sekitar 17%. Plat ini cenderung kurang tahan terhadap korosi dan mempunyai kekuatan mekanis lebih rendah. Kendati demikian, penggunaannya cocok untuk aplikasi yang memerlukan kekuatan pemotongan atau pembentukan seperti industri otomotif.
Plat 410
Terakhir, ada stainless steel 410 dengan kandungan kromium tinggi sekitar 11,5-13,5% dan rendah karbon. Plat ini memiliki kekerasan tinggi dan tahan terhadap korosi. Tak heran penggunaannya sangat cocok untuk aplikasi di mana ketahanan terhadap aus dan kekerasan yang tinggi diperlukan. Contohnya seperti pada pisau dan juga alat pemotong.
Itulah ulasan seputar plat stainless dan jenisnya yang perlu diketahui. Material ini merupakan pilihan serbaguna dan tahan lama untuk berbagai proyek konstruksi dan juga manufaktur. Dengan memilih jenis plat yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan proyek, maka seseorang dapat memastikan kualitas dan keandalan strukturnya.

