green building
9, Jan 2026
Kriteria Bangunan Hijau di Indonesia yang Penting Diketahui

Bangunan hijau di Indonesia atau yang terkenal dengan istilah green building menarik untuk diketahui secara lebih mendalam. Green building itu sendiri merupakan konsep bangunan yang meminimalkan dampak buruk terhadap lingkungan. Hal ini berkaitan dengan tahap proses maupun pemakaian bahan bangunannya.

Oleh karena itu, lingkungan bisa tetap asri dan terjaga sebagaimana mestinya. Berkaitan dengan hal itu, sebenarnya ada banyak kriteria bangunan hijau. Agar lebih mengenalnya, tentu perlu mengetahui apa saja kriteria tersebut.

Kriteria Bangunan Hijau di Indonesia

Langsung saja, di bawah ini adalah kriteria bangunan hijau yang menarik dan penting untuk diketahui.

Konservasi Air

Salah satu kriterianya yaitu konservasi air. Ciri ini meliputi pemeliharaan sistem pemipaan sekaligus pemeriksaannya, subpengukuran konsumsi air, efisiensi pemakaian air bersih, pengujian mutu air, penggunaan sistem filtrasi dalam menghasilkan air minum, pemakaian air daur ulang, memakai keran auto stop sampai meminimalisir pemakaian air yang berasal dari sumur dalam.

Kenyamanan dan Kesehatan dalam Ruang

Kriteria selanjutnya yakni kenyamanan dan kesehatan dalam ruang. Kriteria yang satu ini memiliki tujuan untuk mempertimbangkan kenyamanan dan kesehatan pengguna. Baik itu di dalam maupun yang ada di sekitarnya. Hal ini karena bisa mempengaruhi produktivitas.

Pengembangan Lokasi yang Tepat

Kriteria lainnya ialah pengembangan lokasi yang tepat. Cakupannya meliputi akses ke sarana umum, penggunaan sepeda, meminimalisir kendaraan bermotor dan lain sebagainya.

Siklus dan Sumber Material

Kriteria ini memastikan material bangunan tak akan berakhir di area pembuangan. Oleh karena itu, material tersebut perlu dimanfaatkan secara berulang sehingga lebih ramah lingkungan. Mengenai upayanya mencangkup pemilahan sampah, pengelolaan sampah, penyaluran barang bekas sampai dengan pemakaian materi yang lebih ramah lingkungan.

Efisiensi Energi dan Konservasi

Kriteria yang satu ini berupa memaksimalkan efisiensi pemakaian energi pada bangunan, pencatatan penggunaan energi, pemakaian energi terbarukan hingga meminimalisir emisi energi. Bahkan kriteria ini juga mencangkup operasi sekaligus perawatan alat AC, penghematan energi dalam sistem pencahayaan sampai pengondisian udara.

Manajemen Lingkungan Bangunan

Masih seputar kriteria bangunan hijau di Indonesia rupanya juga mencakup manajemen lingkungan bangunannya. Hal ini dilakukan supaya hasilnya lebih ramah lingkungan. Adapun upaya untuk mewujudkan hal tersebut terbilang cukup beragam.

Salah satunya ialah menjaga mutu sekaligus daya dukung lingkungan karena pembangunan rumah. Kriteria ini juga mendorong manajemen kebersihan secara terpadu. Alhasil, bisa meminimalisir beban tempat pembuangan akhir.

Selanjutnya ada upaya untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penghuni rumah. Bahkan juga bisa diwujudkan dengan memberi informasi operasional rumah maupun lingkungannya bagi penghuni rumah.

Kriteria bangunan hijau di Indonesia memang beragam. Ketahui kriteria tersebut sebaik mungkin untuk bisa mewujudkan bangunan hijau. Proses mendirikan bangunan pun tidak akan membuat lingkungan tercemar. Lingkungan bisa tetap asri dan berdampak positif di sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sorry, no related posts found.