SSD 2020: Jenis-jenis SSD, Solid State Drive - de-Tekno

SSD 2020: Jenis-jenis SSD, Solid State Drive

Dalam perkembangannya, SSD (Solid State Drive) telah mengalami banyak perubahan. Yang mudah dikenali adalah dari segi ukuran dan bentuk. Yang dikenal dengan istilah Form Factor. Di awal-awal keluarnya SSD, bentuk dan ukurannya sama persis dengan hardisk konvensional, HDD 2,5 inch. Dan interface-nya juga sama. Sehingga ketika membeli SSD pun bisa langsung di colokkan ke interface yang digunakan oleh HDD 2,5 inch.

Namun sekarang bentuk SSD sudah bermacam-macam, tidak lagi berbentuk kotak seperti HDD 2,5 inch. Sekilas agak mirip dengan kepingan RAM namun lebih kecil yang melekat beberapa IC. Dan interface-nya pun ada yang masih menggunakan SATA, namun SSD yang terbaru sudah menggunakan PCIe sebagai interface nya, dan bahkan ada yang langsung nempel (disolder) ke motherboard.

Sebuah SSD ditentukan oleh 3 form factor, yaitu ukuran fisiknya, jenis koneksi interface nya dan seberapa luas ruang yang dibutuhkan oleh SSD tersebut. Berikut beberapa jenis SSD yang umum di pasaran berdasarkan dimensi fisik dan konektor interface nya (Form Factor).

1. SATA 2,5 inch SSD.
Ini adalah jenis SSD yang ukuran dan bentuknya sama dengan HDD 2,5 inch yang sudah lama digunakan di laptop. Bahkan beberapa seri laptop terbarupun masih menggunakan HDD 2,5 inch. Memiliki ukuran diagonal 2,5 inch, ketebalan pun sama dengan HDD, dan koneksi interface nya SATA. Jika laptopnya masih menggunakan HDD SATA, bisa langsung menggantinya dengan SSD SATA jika ingin upgrade.

SSD SATA 2,5 inch
SSD SATA 2,5 inch

2. mSATA SSD
Ini jenis SSD yang masih menggunakan jalus SATA sebagai bus-nya. Mengggunakan Interface SATA-3 dengan soket atau slot konektor mSATA (Mini-SATA). Ukurannya lebih kecil dari SSD 2,5 inch SATA kira-kira seukuran dengan kartu nama. Kecepatan baca – tulis, 540 – 520 MB/s.

SSD mSATA
mSATA SSD

3. M.2 SSD
M.2 SSD adalah sebuah SSD yang memenuhi spesifikasi M.2. (Tentang spesifikasi M.2 silahkan lihat di sini). Awalnya namanya NGFF (Next Generation Form Factor), namun kemudian diganti menjadi M.2. Umumnya memiliki dimensi 2280, yang berarti lebar 22 mm dan panjang 80 mm. Ada juga yang memiliki ukuran lebih kecil namun lebar tetap 22 mm. M.2 SSD merupakan generasi penerus dari SSD mSATA. Berdasarkan interface yang digunakan M.2 SSD terbagi dua, yaitu: M.2 SATA SSD dan M.2 NVMe SSD.

a. M.2 SATA SSD
Ini jenis SSD generasi terbaru yang berbasis SATA. Menggunakan interface SATA-3, menempati slot konektor M.2 yang terdapat di motherboard. Terdapat notch (coakan) B-Key atau (B + M-Key) di bagian konektornya. Dimensi fisik bervariasi, namun lebar tetap 22mm. Umumnya SSD M.2 memiliki dimensi 2280. Kecapatan baca – tulis hingga 600 MB/s.

jenis SSD M.2 SATA
M.2 SATA SSD

b. M.2 NVMe SSD
Ini adalah jenis SSD generasi terbaru yang menggunakan slot konektor M.2 juga, namun bus yang digunakan adalah PCIe dengan controller NVMe, Non Volatile Memory express. Interface nya: PCIe Gen 3 x4 M.2. Terdapat notch (coakan) M-Key saja. Ukuran fisik bervariasi juga, namun lebar tetap 22mm. Kecepatan baca – tulis hingga 3200 MB/s !!

jenis SSD M.2 NVMe
M.2 NVMe SSD

Sepintas jika kita lihat antara M.2 SATA dengan M.2 NVMe secara fisik sama namun dari segi performance sangat jauh berbeda.

Lihat juga :
Apa itu SSD (Solid State Drive), apa bedanya dengan Hardisk (HDD)?
Antara M.2, M.2 NVME SSD dan M.2 SATA SSD