Apa maksud Wireless Charging, cas batttery tanpa kabel

Wireless charging adalah istilah yang digunakan untuk ngecas battery tanpa menggunakan kabel. Dalam hal ini yang dimaksud adalah ngecas battery hp (smartphone) tanpa perlu lagi mencolokkan kabel charger ke hp. Sebenarnya wireless charging ini bukan berarti tidak menggunakan kabel sama sekali tetapi yang dimaksud adalah tidak ada koneksi kabel USB secara fisik ke hp.

Cara Kerja
Teknologi wireless charging umumnya bekerja berdasarkan prinsip induksi medan magnet. Pemancar atau wireless charger akan menginduksikan medan magnet. Induksi magnet ini kemudian diterima oleh coil receiver yang terdapat di hp dan akan mereproduksi arus listrik untuk mengisi battery.

Idenya sederhana yaitu dengan meletakkan hp di atas dudukannya (pad) yang terdapat wireless charger, maka secara otomatis battery hp akan diisi atau dicas kembali. Daripada hp diletakkan sembarangan ketika tidak terpakai, lebih baik diletakkan di atas dudukannya sehingga hp akan selalu terisi battery dan tidak lagi khawatir kalau hp nya lupa dicas.

Ada beberapa standard wireless charging. Namun hingga saat ini yang lebih mendominasi pasar adalah Qi (baca “Chee”) wireless charging yang dikeluarkan oleh WPC (Wireless Power Consortium). Hampir 90% produsen hp dan wireless charger mengadopsi standard Qi ini.

Syarat untuk bisa wireless charging.
Untuk bisa melakukan cas battery hp tanpa kabel ini ada beberapa hal yang diperlukan, yaitu:

  1. Wireless charging pad.
    Ada yang menyebutnya charging station atau wireless charger saja. Bagian ini harus terkoneksi dengan sumber daya seperti dari kepala charger yang selama ini kita gunakan, colokkan USB laptop atau power bank. Koneksi antara wireless charging pad dengan sumber daya tersebut menggunakan kabel USB yang juga selama ini kita gunakan.
  2. Wireless charging receiver atau coil receiver yang terdapat pada hp. Alat yang berfungsi sebagai receiver atau penerima daya ini, harus terdapat pada hp agar hp dapat menerima kiriman daya dari wireless charging pad.

Masalah receiver ini ada dua kemungkinan, yaitu:

  • Receiver nya sudah terintegrasi dengan hp dari pabriknya. Artinya hp sudah dilengkapi teknologi wireleess charging. Untuk mengetahui apakah hp anda sudah dilengkapi dengan teknologi ini silahkan lihat di sini.
  • Hp yang belum dilengkapi teknologi wireless charging harus dilengkapi dengan wireless charging receiver yang sesuai standar “Qi Wireless charging” yang bisa anda beli di toko online atau offline.

Jadi yang perlu anda lakukan jika ingin menggunakan teknologi wireless charging pada hp anda adalah, memastikan apakah hp anda sudah dilengkapi teknologi wireless charging atau tidak. Jika sudah, anda tinggal membeli wireless charging pad atau charging station nya saja.
Jika hp nya belum dilengkapi teknologi wireless charging, anda harus membeli wireless charging pad dan sekaligus dengan receiver nya yang bisa dengan mudah dipasang di hp asal sesuai dengan kedudukan colokan USB di hp anda.

Berikut beberapa model hp 2017-2018 yang sudah dilengkapi dengan teknologi wireless charging.
– Apple iPhone 8, iPhone 8 Plus, and iPhone X
– Samsung Galaxy Note 8 and Galaxy Note 5
– Samsung Galaxy S8, S8+, S8 Active, S7, S7 Edge, S7 Active
– LG G6 (US and Canada versions only) and LG V30
– Motorola Moto Z, Moto Z Play, Moto Z2 Force, Moto Z2 Play (with wireless charging mod only)

Cara menggunakan wireless charger.
Jika persyaratan sudah terpenuhi sekarang tinggal bagaimana cara menggunakannya. Berikut adalah gambar ilustrasi cara penggunaan wirless charging pada handphone.


1. Hubungkan wireless charging pad ke sumber tegangan dengan menggunakan kabel USB yang selama ini digunakan. Sumber tegangan bisa berupa power bank, laptop atau kepala charger. Caranya persis seperti selama ini ngecas hp dengan menggunakan kabel USB. Bedanya ujung kabel USB yang biasanya dicolokkan ke hp, kita colokkan ke wireless charging pad bukan ke hp lagi.
2. Letakkan hp yang sudah dilengkapi dengan wireless receiver di atas charging station atau charging pad. Charging pad akan mendeteksi coil receiver yang sudah terpasang di hp. Kemudian charging pad mulai mengecas hp dengan menginduksi coil receiver untuk menghasilkan arus listrik untuk mengisi battery. Jika battery sudah penuh, charging pad akan berhenti bekerja.

Perlu ditekankan di sini bahwa, ngecas hp menggunakan wireless charger tidak akan lebih cepat jika di bandingkan dengan ngecas hp cara konvensional, menggunakan kabel. Namun keuntungan menggunakan wireless charger kita tidak akan direpotkan dengan colok-cabut kabel lagi. Tinggal letakkan hp di atas charging pad, selesai.


Artikel terkait:
– Standard Wireless charging, antara Qi, PMA dan AirFuel