Maksud dan fungsi HDR pada camera smartphone

Apa itu HDR?
HDR singakatan dari High Dynamic Range. Dalam dunia fotografi Dynamic Range bermakna besarnya perbedaan antara bagian paling terang dengan bagian yang paling gelap dari sebuah foto. Jadi HDR adalah teknik menyeimbangkan antara bagian gambar yang gelap dengan bagian gambar yang terang menggunakan sofware manipulasi gambar.

HDR Options

Untuk dapat mengambil gambar dengan baik, camera membutuhkan cahaya. Namun cahaya yang berlebihan (sangat terang), yang berasal dari objek, seperti langit cerah atau dari lampu, akan mengurangi kemampuan camera dalam merekam detail objek. Akibatnya gambar yang dihasilkan, di area yang terang akan jadi kabur, bahkan nampak putih polos kehilangan detailnya, atau area yang gelap akan menjadi semakin gelap. Bahkan bisa jadi duanya. Pada situasi seperti ini HDR dibutuhkan. Efek dari background yang cerah dikurangi sehingga bagian gambar yang gelap akan terlihat lebih detail dan terang.

Teknologi dan cara kerja HDR.
Ada beberapa teknologi yang dinisbatkan pada istilah HDR. Namun teknologi HDR yang sekarang banyak digunakan pada camera dan smartphone, adalah teknologi HDR yang menggabungkan tiga atau lebih gambar yang dihasilkan dengan tingkat kecerahan (level exposure) yang berbeda. Kemudian ke tiga gambar tersebut digabungkan untuk menghasilkan satu gambar yang lebih baik. Misalkan, gambar pertama level exposure di atas normal (misalkan +3 atau +4), Gambar ke dua level exposure normal (0) dan gambar ke tiga level exposure dibawah normal ( -3 atau -4). Ke tiga gambar ini lalu digabungkan dan diproses sehingga menghasilkan sebuah gambar dimana area terang tidak terlalu terang, area gelap jadi lebih terang dan detail warna di kedua area tersebut jadi lebih kelihatan.
Jadi ada beberapa proses yang dilakukan oleh teknologi HDR ini untuk menghasilkan sebuah gambar. Karenanya ketika kita mengambil gambar dengan mengaktifkan fitur HDR pada camera, prosesnya lebih lama jika dibandingkan camera tanpa mengaktifkan fitur HDR. Juga disarankan menggunakan tripod saat mengambil gambar dengan HDR diaktifkan. Atau camera dijaga jangan goyang sebelum proses manipulasi HDR selesai.

Berikut contoh gambar yang diambil tanpa menggunakan tanpa HDR dan mode HDR aktif.

Foto tanpa menggunakan HDR

Foto tanpa menggunakan HDR.

Foto di atas dambil tanpa menggunakan HDR. Objek berupa perahu buruk terlihat agak gelap terpengaruhi background langit. Bandingkan dengan foto di bawah yang menggunakan fitur HDR. Objek perahu buruk terlihat lebih terang dengan detail warnanya, dan background langit pun terlihat lebih detail.

Foto dengan menggunakan HDR

Foto dengan menggunakan HDR.

Kapan menggunakan HDR.
1. Gambar pemandangan.
Mengambil gambar pemandangan atau foto di alam terbuka, dengan latar belakang langit cerah, biasanya akan berakibat objek gambar yang berada di permukaan bumi akan menjadi lebih gelap. Dengan HDR, permukan bumi yang gelap akan nampak lebih terang dan detail, dan background langit akan kelihatan lebih detail.

2. Background cuaca sangat cerah.
Mangambil gambar dari dalam ruangan dengan latar belakang cuaca cerah di luar ruangan, juga biasanya akan berakibat objek foro jadi gelap. Misalkan kita mengambil gambar dari dalam ruangan, objek berdiri di dekat pintu atau jendela, sementara di luar ruangan matahari bersinar terang. Situasi seperti ini akan berakibat objek gambar akan jadi gelap. Dengan mengaktifkan HDR, akan membuat objek terlihat lebih terang.

Kapan tanpa menggunakan HDR.
1. Objek yang bergerak.
Jika ingin mengambil gambar dari objek yang bergerak sebaiknya hindari menggunakan HDR. Biasanya objek akan jadi kabur atau seperti bayangan. Seperti gambar berikut. Hal ini dikarenakan, HDR akan mengambil beberapa gambar dengan level exposure berbeda dan kemudian menggabungkannya menjadi satu gambar. Hasil yang sama akan didapatkan jika yang mengambil gambar bergerak, misalkan mengambil gambar dari atas kendaraan.

Foto dengan menggunakan HDR dengan objek bergerak

Foto dengan menggunakan HDR

2. Memang bermaksud mengambil gambar dengan contrast yang tinggi.
Misalkan ingin ambil gambar dengan suasana malam. Suasana langit yang gelap yang contrast dengan lampu taman yang remang. Jika mengambil gambar dengan mengaktifkan HDR, langit dan bagian taman yang gelap akan menjadi sedikit lebih terang. Suasana malam jadi tidak alami lagi.

Kesimpulan:
– Kemampuan serta fitur HDR pada masing-masing camera smartphone berbeda. Baik itu cara mengaktifkannya atau cara settingnya. Semakin banyak berlatih menggunakan fitur camera HDR, kita akan semakin mengenal kemampuan HDR dari smarphone kita serta kapan harus menggunakannya dan kapan harus menghindarinya.

– Ada camera smartphone dengan fitur HDR yang memberi pilihan untuk menyimpan gambar tanpa HDR dan gambar menggunakan HDR, sehingga pengguna bisa membandingkan mana gambar yang terbaik dari kedua gambar tersebut. Jika camera smartphone anda tidak memiliki fitur ini, ambil dua gambar secara manual sekaligus. Jepretan pertama tanpa HDR dan jepretan ke dua menggunakan HDR. Tidak sulit mencari file foto yang yang tersimpan antara yang menggunan HDR dan yang tidak menggunakan HDR. karena foto yang menggunakan HDR akan ada inisial “HDR” di nama file foto tersebut. Silahkan dicek.  Hal ini bertujuan agar bisa membandingkan mana yang lebih baik, gambar tanpa HDR atau yang menggunakan HDR.

– Jika merasa kurang puas dengan kinerja HDR di camera atau smartphone anda, bisa menggunakan aplikasi HDR yang terdapat di play store. Ada banyak aplikasi HDR di sana, silahkan memilihnya.

(Pictures credit to Emil Pakarklis)


Lihat juga:
– 4K UHD mulai hadir di smartphone
– 3 cara screenshot pada Asus Zenfone 4, 5, 6 dan 2
– Settings Anti Flicker (anti kedip) pada camera android
– Apa maksud TV HDR dan hal yang perlu diketahui mengenai TV HDR