Apa maksud TV HDR dan hal yang perlu diketahui mengenai TV HDR

Dua tahun ini (2016 – 2017), kita menyaksikan satu lagi teknologi hadir di dunia pertelivisian, yaitu teknologi HDR. Teknologi ini akan meningkatkan kualitas gambar secara signifikan pada layar TV yang bisa dirasakan mata manusia. Sama seperti saat hadirnya teknologi dari SD ke HD, FullHD dan terakhir 4K/UHD beberapa tahun silam.

Selama ini istilah HDR, High Dynamic Range kita kenal dalam dunia fotografi. Yang bertujuan untuk menghasilkan gambar yang lebih detail dengan cara meningkatkan rasio contrast dan memperluas nuansa warna sehingga bagian gambar yang paling gelap dan paling terang akan tetap memiliki detail yang bisa di nikmati.

Misalkan, langit yang cerah akan tetap menampakkan detailnya dengan sekumpulan awan yang berarak, dan objek dipermukaan bumi yang gelap juga akan tatap memunculkan detailnya. Jika tanpa HDR, langit yang cerah akan nampak putih saja kurang detailnya dan bagian yang gelap detail gambar kurang bahkan nampak seperti gelap polos. Untuk HDR pada camera, selengkapnya silahkan lihat tulisan sebelumnya, Maksud dan fungsi HDR pada camera smartphone.

Begitu juga dengan HDR pada TV. Memiliki tujuan yang sama namun dengan objek yang berbeda. HDR pada camera objeknya adalah gambar diam atau foto, sedangkan HDR pada TV objeknya adalah gambar bergerak atau video. Karenanya teknlogi dan cara kerja HDR pada TV berbeda dengan Teknologi HDR pada camera foto. Berikut contoh HDR dari Dolby Vision.

Contoh HDR dari Dolby Vision

Sebagai calon konsumen ada beberapa hal yang perlu kita ketahui mengenai teknolgi TV HDR.

1. Kegunaan HDR
Seperti penjelasan di atas, teknologi HDR akan menghasilkan gambar pada layar TV dengan lebih detail pada bagian gambar yang paling terang hingga bagian gambar yang paling gelap. Sehingga gambar yang dihasilkan semakin realistis mendekati apa yang kita lihat di alam nyata.

2. Standard dan logo TV HDR
Ada beberapa format HDR, dan yang lebih umum adalah HDR10. UHD Alliance sebagai lembaga tempat berkumpulnya produsen TV, film dan blu-ray disk, telah mengadopsi format HDR10 dan mengeluarkan logo Ultra HD PREMIUM bagi produk TV maupun konten video yang memenuhi standar HDR10. Berikut logo Ultra HD PREMIUM.

Ultra HD Premium logo

Format HDR lainnya adalah Dolby Vision dari Dolby. Dolby Vision memiliki standar lebih tinggi daripada HDR10. Namun karena untuk menggunakan Dolby Vision harus membayar royalty, hanya sedikit produsen TV dan blu-ray disk yang mengadopsi format Dolby Vision. Di antaranya LG OLED dan Visio (2016), kemudian Sony (2017). Produk yang memenuhi standar Dolby Vision akan mendapat logo Dolby Vision seperti gambar berikut.

Dolby Vision logo

Namun berbeda sendiri dengan SONY. Sekalipun ‘beliau’ anggota UHD Alliance yang berarti mengadopsi HDR10, namun beliau enggan menggunakan logo UHD PREMIUM. Beliau lebih memilih menggunakan logo sendiri, yaitu 4K HDR seperti gambar berikut.

Sony 4K HDR logo

Jadi kelak kita akan melihat ketiga logo ini “UHD PREMIUM, DOLBY VISION dan 4K HDR”, pada produk-produk TV yang telah memenuhi standar HDR10 maupun Dolby vision.

Sebenarnya masih ada lagi standar HDR, seperti HDR10+ dari Samsung, HLG (Hybrid Log Gamma) dari BBC dan NHK khusus untuk broacasting (sistem penyiaran), dan Advanced HDR dari Technicolor. Untuk ini kita tak perlu bahas dulu di sini karena kondisi masih pagi dan matahari belum tinggi.

3. Konten video HDR
Berbicara masalah TV tidak bisa lepas bicara masalah konten video. Video yang HDR maksudnya video tersebut telah direkam, diproses dan dimasterisasi dengan menggunakan standar HDR. Untuk bisa merasakan sensasi HDR, ke duanya, TV dan konten video, harus memenuhi standar HDR. Jika salah satu tidak memenuhi standar HDR, sensasi HDR tidak bisa dirasakan di layar TV. Ke depannya diharapkan sebuah TV akan memiliki semua standar HDR agar bisa menerima dan memainkan semua format HDR pada video.

Persis seperti sebuah video player pada komputer misalnya. Seperti kita ketahui banyak sekali macam format video, seperti AVI, MPEG, MKV, WAV, 3GP dan sebagainya. Untuk bisa memainkan semua jenis format video tersebut, sebuah video player harus dilengkapi semua jenis codec dari masing-masing format video.

Kami contohkan dengan produk TV LG yang telah mengadopsi format HDR10 dan Dolby Vision. Ini berarti perangkat TV LG akan bisa memainkan video yang menggunakan format HDR10 maupun video yang menggunakan format Dolby Vision.

Pembahasan mengenai HDR masing sangat panjang panjang. Streaming HDR, HDR pada Blu-ray player dan Blu-ray disc, HDR pada broadcasting, HDR pada game, HDR pada smartphone dan sebagainya. Sekiranya itu saja dulu yang perlu kita ketahui untuk saat ini. Jika kelak anda membeli TV di tahun ini atau tahun-tahun mendatang dan menemukan salah satu logo di atas, berarti TV anda dapat digunakan untuk menonton konten video atau streaming HDR.


Disarikan dari:
– http://www.techradar.com/news/television/hdr-welcome-to-the-next-big-shift-in-home-entertainment-1280990
– https://www.whathifi.com/advice/hdr-tv-what-it-how-can-you-get-it
– http://www.pocket-lint.com/news/137367-what-is-hdr-what-tvs-and-devices-support-hdr-and-what-hdr-content-can-i-watch
– https://en.wikipedia.org/wiki/High-dynamic-range_video


Lihat juga:
– Apa itu Ultra HD atau 4K TV?
– Yang perlu diketahui mengenai konten Ultra HD / 4K
– Apa beda HDTV dengan UHDTV
– Apa itu Android TV, merk TV apa saja yang menggunakan android TV
– Android TV pada set top box. Hati-hati membeli set top box android
– Maksud dan fungsi HDR pada camera smartphone
– Memilih bahasa dari film multi/dual bahasa saat dimainkan di laptop/PC, Android dan Smart TV