Apa itu Android TV, merk TV apa saja yang menggunakan android TV

Apa itu Android TV?
Android TV adalah sistem operasi android yang dimodifikasi dan diperuntukkan bagi sebuah smart tv. Selama ini sistem operasi android ada di smartphones, tablet, smartwatch. Kini android juga digunakan pesawat tv dan set top box atau tv box.

Google meluncurkan android TV pertama kali pada 25 Juni 2014 silam, sebagai pengganti Google TV. Dan beberapa produsen TV ternama siap menggunakan android tv sebagai sistem operasi dari produk TV nya, seperti Sony, Sharp dan Philip. Dan pada 2015 ketiga produsen tv sudah meluncurkan produk smart TV berbasis android TV. Sementara untuk Samsung, Panasonic dan LG mereka menggunakan platform yang berbeda. Samsung menggunakan sistem operasi buatan sendiri Tizen, Panasonic menggunakan Firefox dan LG menggunakan WebOS. Selengkapnya lihat di sini. Selain itu banyak juga produsen set top box atau tv box yang juga menggunakan android tv sebagai platform nya. Untuk set top box Android TV selengkapnya lihat di Android TV pada set top box. Hati-hati membeli set top box android. Dalam tulisan ini Android TV berarti software OS nya, hardwarenya kita pakai istilah Smart TV Android.

Android TV

Versi android TV paralel dengan versi android pada smartphone. Jika Google meluncurkan versi android terbaru misalkan Android 7.0 Nougat, pada saat itu Google pun meluncurkan android TV Nougat. Seperti halnya smartphone atau tablet yang akan selalu mendapat update android, smart TV yang berbasis android juga akan mendapat update ke versi terbaru. Namun ini kembali ke developer pesawat TV masing-masing.

Berikut beberapa fitur android TV:

1. Aplikasi dan Google Play store.
Android TV akan selalu terkoneksi dengan Google play store. Smart TV android, akan dapat menginstall aplikasi apa saja dari Google play store selama aplikasi tersebut juga berjalan di android TV. Ini salah satu kelebihan smart TV android. Terdapat banyak sekali developer yang bekerjasama dengan Google play store yang siap menyuplai aplikasi bagi perangkat android termasuk smart TV android.

Android TV juga datang dengan aplikasi bawaan baik itu layanan tv streaming, game dan music. Selain itu Google telah bekerja sama dengan penyedia konten streaming ternama seperti Hulu, Netflix, Spotify dan lainnya. Masalah konten, android TV telah menyediakan banyak pilihan, baik itu filem, acara tv, musik maupun game. Ada yang gratis, ada juga yang paket berbayar. Andaipun kurang, bisa dicari di Google Play store sesuai dengan keinginan pengguna smart TV android.

Pada smart TV android tertentu seperti SONY Bravia, juga menyediakan layanan game online untuk Play Station 4 (PS4), jika pengguna memiliki game console PS4.

2. Google voice input dan kontrol.
Untuk berinteraksi dengan smart TV android, android TV dilengkapi dengan Google voice input. Pengguna dapat menggunakan perintah suara melalui mic yang terdapat pada remote control. Perintah suara ini bukan hal yang baru. Pada smart TV yang lain hal ini juga sudah ada. Namun sepertinya Google voice memiliki “pengalaman” yang lebih baik dalam mengolah perintah suara ini.

Android TV juga dapat berinterasi dengan game pad untuk mengintrol Smart TV android dan aplikasi remote control android TV pada perangkat android seperti smartphone atau tablet.

Android TV juga mendukung bluetooth, sehingga perangkat Smart TV Android yang dilengkapi bluetooth dapat terkoneksi dengan semua perangkat yang dilengkapi dengan bluetooth, seperti keyboard, mouse, headphone, eksternal speaker dan sebagainya. Ini memberi keleluasaan bagu pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat Smart TV android.

3. Google cast.
Android TV telah dilengkapi dengan Google cast, teknologi yang digunakan pada Google chromecast. Misalkan pengguna sedang lihat youtube atau browsing internet dari laptop atau smartphone, dengan fitur google cast kedua aktifitas tersebut bisa ditampilkan di smat TV android.
Kegunaan lain dari fitur Google cast adalah untuk menerima input dari perangkat yang tidak kompatibel dengan android TV misalkan iPhone atau iPad.

Selain yang disebutkan diatas, sebuah smart TV berbasis android pastinya dilengkapi dengan fitur-fitur dasar layaknya sebuah TV, seperti input antena, HDMI, USB, TV Tuner digital ataupun analog. Untuk masalah tuner ini jangan lupa dengan tuner digital DVB-T2 jika anda membeli Smart TV berbasis android. Karena untuk negara kita sistem penyiaran TV digital menggunakan sistem DVB-T2. Sibuk milih-milih Smart TV berbasis android, tiba rumah kok siaran tv jelek-jelek banyak semutnya. Gak taunya smart TV android yang dibeli tidak dilengkapi tuner DVB-T2.

Catatan.
Perlu dicatat bahwa sistem operasi Android TV baru secara resmi diluncurkan Google pada event Google I/O 25 Juni 2014. Namun ternyata sebelumnya (sebelum event Google I/O, Juni 2014) sudah begitu banyak produk terutama set top box dijual dengan embel-embel Android.  Seperti “Set Top Box Android, Android TV Box, Android Box”, dan sebagainya. Bahkan satu produsen TV cukup terkenal juga sudah menjual produknya dengan embel-embel Android pada tahun 2012, jauh sebelum Google secara resmi meluncurkan sistem operasi Android TV pada 2014. Kenapa bisa begitu?? Kami tidak bisa berkomentar. Satu ciri khas dari sistem operasi Android TV resmi dari Google adalah adanya fitur Google Cast. Teknologi Google cast ini sebelumnya terdapat pada perangkat Chromecast yang kemudian ditambahkan Google pada sistem operasi Android TV. Jika anda teliti produk-produk dengan embel-embel android seperti yang banyak dijual di pasaran, produk-produk ini tidak memiliki fitur Google Cast. Selengkapnya silahkan baca tulisan berikutnya, Android TV pada set top box. Hati-hati membeli set top box android. Mungkin juga Google meluncurkan secara resmi sistem operasi android TV untuk mengatasi penggunaan sistem operasi android secara liar.

(Source: https://en.wikipedia.org/wiki/Android_TV
https://www.android.com/tv/)

Berikut daftar smart TV yang berbasis Android TV yang sudah beredar di pasaran dari ketiga produsen TV, Sony, Sharp dan Philips yang kami ambil dari situs resmi mereka di Indonesia. Sebenarnya ada lagi produsen TV yang sudah mengadopsi Android TV sebagai sestem operasinya yaitu RCA dan TCL. Namun kedua merek TV ini kurang begitu populer, kami tidak mencantumkannya.

1. Sony Bravia

Model
Series
Ukuran
Inchi
Resousi
Layar
DVB-T2
W800C50" (KDL-50W800C)FullHDAda
X8000C49" (KD-49X8000C)
55" (KD-55X8000C)
4KAda
X7000D49" (KD-49X7000D)
55" (KD-55X7000D)
4K HDRAda
X8000D43" (KD-43X8000D)
49" (KD-49X8000D)
4K HDRAda
X8500D55" (KD-55X8500D)
65" (KD-65X8500D)
4K HDRAda

(Source : https://www.sony.co.id/en/electronics/tv/t/televisions)

2. Sharp Aquos

ModelUkuran
Layar
Resolusi
Layar
DVB-T2
LC-50LE580X50"FullHDTidak
LC-50UE630X50"4KAda
LC-58UE630X58"4KAda
LC-60LE580X60"Full HDAda
LC-65UE630X65"4KAda
LC-70XU830X70"UHD 8KAda
LC-80XU930X80"UHD 8KAda

(Source: https://www.sharp-indonesia.com/ind/product/konsumen/tel)

3. Philips

Untuk produk Smart TV Philips yang berbasis android tidak bisa kami temukan di situs resmi mereka di Indonesia. Apakah ini berarti Smart TV android Philips tidak dipasarkan di Indonesia, kami belum bisa memastikan. Mungkin saja produk tersebut dipasarkan di Indonesia namun situs belum di update saja.

Kalau melihat produk Smart TV Philips yang berbasis android TV di situsnya untuk UK (Inggris), Smart TV yang berbasis android TV adalah seri 6000, 7000 dan 9000, dan semua menggunakan tuner DVB-T2, sedang seri 4000 dan 5000 bukan berbasis Android TV. Apakah seri tersebut (android TV) juga dipasarkan di Indonesia kami tidak bisa memastikannya.


Lihat juga:
– 4K UHD mulai hadir di smartphone
– Memanfaatkan fitur Soft AP pada Smart TV
– Sistem Operasi [OS] pada Smart TV 2015: Android TV, Firefox, Tizen, WebOS
– Apa itu Ultra HD atau 4K TV?
– Yang perlu diketahui mengenai konten Ultra HD / 4K
– Android TV pada set top box. Hati-hati membeli set top box android
– Apa itu streaming dan hal yang perlu diketahui pada streaming video dan audio
– Cara test kecepatan internet di laptop/PC dan android
– Apa maksud TV HDR dan hal yang perlu diketahui mengenai TV HDR
– Memilih bahasa dari film multi/dual bahasa saat dimainkan di laptop/PC, Android dan Smart TV