Cloud storage, tempat menyimpan data digital di internet

Apa itu Cloud Storage?
Cloud storage adalah satu bentuk peyimpanan data digital yang tersimpan di server dengan koneksi internet. Server tersebut dimiliki oleh perusahaan penyedia jasa, dimana penyedia jasa bertanggung jawab terhadap keamanan, pengolahan dan ketersediaan data tersebut. Sehingga kapanpun, dimanapun, akan selalu bisa di akses oleh pemilik data / konsumen pengguna jasa melalui jaringan internet. Kita tidak tahu di mana data kita tersimpan. Kita hanya tahu penyedia jasanya, data kita aman dan selalu bisa diakses dimanapun kita berada selama kita terkoneksi dengan internet.

Cloud Storage

Kira-kira mirip dengan penyimpan data eksternal seperti flashdisk. Bisa di bawa ke mana-mana, dan bisa diakses dari komputer mana saja. Bedanya, flashdisk wujud fisiknya ada tanpa membutuhkan jaringan internet, sedangkan cloud storage wujud fisik tidak nampak namun untuk mengaksesnya membutuhkan jaringan internet.

Contoh layanan Cloud storage seperti Google Drive yang disediakan oleh Google dengan ruang peyimpan gratis sebesar 15 GB. OneDrive disediakan oleh Microsoft dengan ruang penyimpan gratis sebesar 5 GB (sebelumnya 15 GB).
Selain contoh di atas, ada juga Dropbox, Amazon cloud drive dan sebagainya.

Setiap penyedia jasa Cloud storage memiliki paket tingkat layanan masing-masing dan pada level tertentu kita diharuskan membayar jasa tersebut tergantung paket yang kita gunakan. Misalnya jika kita menginginkan kapasitas penyimpan yang kebih besar dari yang disediakan secara gratis, kita akan ditawarkan beberapa kapasitas yang lebih besar dengan biaya perbulan atau pertahun.

Kegunaan Cloud storage.
Ada dua kegunaan utama Cloud storage ini, yaitu sebagai Online backup dan sebagai Online storage.

  1. Online backup berfungsi untuk meyimpan backup data dari komputer atau smatphone/tablet. Artinya data tertentu akan tersimpan di perangkat yang kita gunakan sekaligus juga tersimpan di Cloud storage secara otomatis tergantung setting di komputer atau smartphone kita. Di sini Cloud storage dilengkapi dengan aplikasi yang befungsi me-sinkronkan data antara yang tersimpan di komputer atau smartphone dengan data yang tersimpan di Cloud storage. Sebagai contoh data contact atau nomor telepon, Gmail, Calender di perangkat android juga akan tersimpan di Google drive.
  2. Online Storage berfungsi layaknya sebuah hardisk atau memory eksternal bagi komputer atau smartphone kita. File seperti foto-audio-video atau lainnya bisa kita simpan di Cloud storage ini.

Ke dua fungsi di atas tergantung dari masing-masing provider. Ada layanan Cloud storage yang berfungsi sebagai Online backup saja atau Online storage saja, ada juga yang menyediakan keduanya sekaligus.

Selain dua kegunaan utama di atas, ada juga kegunaan cloud storage yang lainnya, yaitu File sharing. File-file yang tersimpan di Cloud storage bisa kita bagikan ke orang-orang tertentu atau siapa saja yang dikehendaki dengan mengirimkan link file tersebut melalui email.

Ini hanyalah gambaran sederhana dari Cloud storage bagi pengguna gratisan. Pada level profesional dan instansi, cloud storage menjadi lebih komplex dengan berbagai fitur yang ditawarkan masing-masing penyedia jasa.

Jenis atau type cloaud storage ini terbagi 3, yaitu: Private cloud storage, public Cloud storage dan Hybrid cloud storage.

  1. Private cloud storage.
    Sesuai namanya private cloud storage diperuntukkan bagi pribadi atau perusahaan dengan kebutuhan tertentu sesuai dengan apa yang diperlukan oleh pribadi ataupun perusahaan tersebut. Private cloud storage hampir mirip dengan penyimpan data pribadi. Konsumen memiliki kontrol administratif lebih tarhadap jenis cloud storage ini. Konsumen bisa menempatkan aplikasi khusus yang diperlukan seperti aplikasi pembayaran gaji karyawan, aplikasi analisa saham dan sebagainya. Jenis ini umumnya diperuntukkan bagi perusahaan atau perorangan yang memiliki usaha.
  2. Public cloud storage.
    Di sini konsumen tidak memiliki kendali banyak seperti pada private cloud storage. Dan data yang disimpan di public cloud storage dapat diakses oleh siapa saja dengan seijin penggunanya. Ini yang umum digunakan banyak orang untuk keperluan pribadi. Namun masalah keamanan data tetap sama dengan private cloud storage.
  3. Hybrid Cloud storage.
    Jenis ini menawarkan layanan kombinasi dari private cloud strage dan public cloud storage. Data yang teramat sangat penting dan tidak boleh diakses oleh semua orang disimpan di private cloud storage sedangkan data yang kurang begitu penting dan boleh diakses semua orang disimpan di public cloud storage.

Berikut daftar beberapa layanan cloud storage.

 Google DriveOne DriveDropboxBoxAmazon
Cloud Drive
Gratis15GB5GB2GB10GB-
Bayar$2/bln 100GB
$10/bln 1TB
$2/bln 50GB$10/bln 1TB$10/bln 100GB$12/thn unlimit photo
$60/thn unlimit files
Dukungan OSWindows
Mac
Android
iOS
Windows
Mac
Android
iOS
WIndows phone
Windows
Mac
Linux
Android
iOS
Windows Phone
BlackBerry
Kindle Fire
Windows
Mac
Android
iOS
Windows Phone
BlackBerry
Windows
Mac
Android
iOS
Kindle Fire

Artikel terkait:
– Cara Backup dan Restore data android ASUS
– Android Printing bag-2: Cara setup dan menggunakan Google Cloud Print
– Antara Browser dan Search Engine, apa bedanya?
– Settings Youtube dan Search engine agar aman buat anak-anak kita
– Cara menambahkan dan menghapus akun Google pada smartphone atau tablet android
– Melacak perangkat android dengan mesin pencari Google
– Cara menampilkan alamat usaha di Google maps
– Google drive: Mengakses dan menggunakan Google drive dari PC
– Google drive: Berbagi file yang tersimpan di Google drive
– Google drive: Menggunakan Google drive di smartphone android